Ternyata Taman Balekambang bukan Sekedar Hutan Kota



Mobil kami berhenti tepat di pintu gerbang Taman Balekambang yang terletak di pinggir jalan raya Banjarsari, Manahan. Jika kalian sering ke Solo , jalan ini menuju ke arah Surabaya atau ke terminal Tirtonadi. Kami sempat ragu untuk memarkirkan kendaraan karena parkiran begitu sepi, hanya ada dua mobil dengan mobil saya. Tapi karena sudah sampai ya kami putuskan untuk jadi mengeskplore Taman Balekambang yang denger-denger sudah ditata kembali semenjak Jokowi menjadi walikota. 



Saya menghampiri satpam yang nampak berjaga di loket, kami cukup membayar parkir kendaraan, tidak dipungut tiket masuk. Wah, lumayan juga ternyata gratis. Taman yang agak rimbun membuat saya agak kurang bersemangat, kok kayak gini. Tapi kaki tetap melangkah diikuti duo anak lanang dan mas bojo.



Tak begitu jauh nampak bangunan seperti panggung, kursi berderet  dan beberapa pasang anak muda bercengkrama, rombongan mahasiswa juga sedang latihan drama. Perkiraan saya, tempat ini digunakan untuk panggung pertunjukan seperti ketoprak atau disewa pihak luar untuk pentas seni.





Beberapa rusa berjalan dengan santai dan sama sekali tidak takut dengan para pengunjung, rupanya rusa-rusa ini memang sudah terbiasa bebas berkeliaran. Duo anak lanang ketawa-ketawa melihat rusa yang mendekati mereka, saya ajak untuk menyentuh rusa tapi mereka malah takut. LOL



Di balik panggung barulah terlihat taman luas dengan pohon rindang yang  menyejukkan. Tak lupa saya selfi didepan huruf-huruf merah besar icon  Taman Balekambang. Pintu gerbang bernuansa emas berdiri kokoh disebelah timur, inilah jawaban kenapa di pintu gerbang utara yang saya masuki tadi terlihat sepi. Pengunjung kebanyakan masuk melalui pintu gerbang ini, baik itu yang menggunakan motor ataupun mobil


Taman Balekambambang adalah Lambang Cinta Orang Tua pada Kedua Putrinya





Dari sinilah terlihat jika Taman Balekambang sangat luas, terbagi menjadi dua  taman air dan hutan kota. Menurut sejarah Taman Balekambang adalah taman yang dibangun oleh KGPAA Mangkunegara VII untuk kedua putrinya, yaitu GRAy Partini dan GRAy Partinah. Oleh karena itu, dua patung dari putri ini juga diletakkan di dalam taman. Selain itu, taman yang terbagi dua juga diberi nama sesuai dengan nama kedua putri, yaitu Partinah Bosch yang merupakan semacam hutan kota, dan Partini Tuin, yang merupakan kolam air. 

Selfi di depan patung Partinah Bosch


Duo anak lanang langsung pose didepan air mancur, biasalah anak kecil itu sumringah kalau lihat air. Emaknya juga donk. LOL. Btw, Taman Balekambang begitu luas, banyak hal yang bisa kita lakukan sendiri. Baik itu buat kamu yang jomblo ,eheeem. Yang sudah berpasangan atau  kamu yang sudah berkeluarga tetep bisa menikmati Taman Balekambang dengan hepi.

7 Hal ini bisa kamu lakukan di Taman Balekambang gaes:


1.  Bercanda dengan Satwa yang Bebas Berkeliaran

 
Selain rusa ada ayam kalkun yang berkeliaran bebas di Taman Balekambang, jumlahnya lumayan  banyak. Dari taman di depan, hingga di seluruh area hutan kota. Dibagian belakang juga ada kebun binatang kecil yang berisi reptil reptil. Kandang burung Merak hijau bisa kamu temui di dekat kolam kecehan.



Saya sendiri tertarik untuk deket deket sama rusa yang lagi bobok manis. Banyak rusa disini, berkeliaran bebas. 



2. Outbond atau Acara Kebersamaan di Hutan Kota

Taman Balekambang cocok banget untuk acara kebersamaan. Kita bisa kumpul-kumpul bareng teman atau mengadakan otbond ataupun acara kebersamaan disini. Lokasinya luas, rindang dan banyak spot. Nggak kawatir kehabisan tempat karena banyak tanah lapang yang bisa kamu manfaatkan.



3. Menikmati Keseruan Berbagai Permainan Anak-Anak

Yang bawa anak pasti suka berkunjung di Taman Balekambang. Ada kereta mini,odong-odong, kereta keliling. Cukup bayar 5 ribu perputaran, anak-anak sudah tertawa kegirangan.  Saka langsung minta naik kereta mini. Siang itu pengunjung tidak terlalu banyak, kasihan juga kalau nggak ada yang naik kereta. Jadi saya biarin lah anak-anak naik agak lama, itung-itung bantuin si bapak.


Di dekat kolam air ada taman bermain juga isinya ayunan, jungkitan, perosotan dan beberapa mainan lain. Tiket masuk ke area bermain anak 6 ribu rupiah sudah sekalian tiket ke kolam keceh atau kolam air untuk anak-anak.






4.  Mancing Mania


Yang suka mancing pasti suka banget lihat kolam air yang luas kayak gini. Biasanya sih para cowok yang suka mancing. Anak-anak bermain di playground, si Bapak mancing emaknya leyeh-leyeh aja yaaa.

Taman Balekambang selalu penuh dengan pemancing disudut utara ataupun timur banyak pria yang duduk-duduk sambil memancing dan bercanda dengan teman-temannya.

Tampak beberapa orang sedang merokok , agak dimaklumi lah selama di ruang terbuka dan jauh dari anak anak. Sekarang banyak orang beralih ke Vape, harga Vape juga tidak terlalu mahal.




5. Duduk Santai Menikmati Suasana

Duduk santai di bawah pohon sembari membaca novel, merasakan angin sepoi sepoi yang dingin dari kolam atau duduk bareng temen dan nggosip kayaknya seru juga gaes. Banyak kursi di taman yang menanti kamu datangi. Tapi sepertinya semua penuh, pemuda yang lagi pacaran atau kongkow bareng temen.




6. Bermain Air
Siapa sih yang nggak suka main air, apalagi anak kecil. Di kolam air Partini Tuin ada bebek air, perahu yang didayung sendiri atau perahu motor. Warna warni bebek air sangat menarik, saya sih pengen air tapi mas bojo selalu enggan kalau diajak basah-basahan gitu. 



Di belakang kolam air, ada kolam pakecehan. Semacam kolam renang untuk anak-anak. Tiket masuknya jadi satu dengan taman bermain anak-anak. Saat saya kesana kolam sedang dibersihkan oleh petugas. Kolam tangkap ikan juga digemari anak-anak, mereka nyemplung dan nangkepin ikan kecil-kecil.
7. Belajar Menari dan Lihat Pentas Seni Ketoprak/Wayang Orang

Di Taman Balekambang tak hanya ada hutan kota dan kolam air tapi ada juga gedung kesenian. Saat saya ke sana Sabtu sore ada beberapa anak yang sedang berlatih menari. Mereka nampak antusias dan bersemangat. Bangga juga ada anak-anak yang masih mau belajar tari tradisional, karena kalau tidak ada sama sekali tarian tradisional bisa lenyap.



Sobat Cerita Piknik, Taman Balekambang tak hanya sebuah hutan kota tapi sebuah tanda cinta pada putri dan pada budaya. Yuk, ke Solo jangan lupa lihat ketropak Balekambang yaa.


Comments

  1. asik banget tamannya, Mbak. Bisa bikin betah berlama-lama di sana :)

    ReplyDelete
  2. Kayaknya saya pernah kesana deh tpi cuma didepan he..he

    ReplyDelete
  3. Itu satwa berkeliaran ngak di ganggu ama pengunjung ??? kan kasihan kalo pengunjung nya iseng usil

    ReplyDelete
  4. Lambang cinta kepada kedua putrinya.
    Seru ya mbak bisa main ke taman ini.
    Bersejarah juga ya mbak

    ReplyDelete
  5. tempat favorit.. rusa yg tanduknya patah sebelah masih ada ga ya?
    dulu suka ngikut ngasih makan rusanya :D

    ReplyDelete
  6. Mba Prim kpn2 ke balekambang pas bulan purnama. Ada sendratari gt, di outdoor stage itu. Gratis :)

    ReplyDelete
  7. Indah sih mba tempatnya tapi kebersihannya kurang. Kalau bisa sih ada petugas kebersihannya ya..
    sarung tinju boxing gloves

    ReplyDelete
  8. Klau lihat foto jalan2 itu rasa pengen juga kesana hehehe baper terus.. tapi lengkap juga ya main2 disana

    ReplyDelete
  9. Waaah, kemaren ke Solo malah ngga jadi kesini why oh why sekarang baca tulisan ini kok jadi nyesel ngga kesana huhuhuhu :(

    ReplyDelete
  10. kalau e balekambang itu paling asik sore2 ngobrol di kursi pinggiran kolam. Curhat ma temen. Syahdu

    ReplyDelete
  11. Tempatnya seru buat wisata keluarga.
    Apalagi sambil mancing gitu.

    ReplyDelete
  12. Ternyata ada sejarahnya juga ya Mbak Hutan Kota ini. Wuiiih, bukti cinta sang ayah pada kedua putrinya. Sweet banget Mbak. Hutan Kota seperti ini pasti pasti asri gitu suasananya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Jangan lupa komentar yaa Sobat Piknik